Jokowi Ingatkan Jangan Latah, Fokuslah Pada  Keunggulan Masing-masing

Rabu, 20 Oktober 2021 | 21:16:16 WIB
Presiden Joko Widodo saat membuka Apkasi Otonomi Expo 2021.

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Presiden Joko Widodo meminta setiap daerah di Indonesia untuk fokus pada produk unggulannya.

Dia mengingatkan hal tersebut sebagai antisipasi atas situasi ketidakpastian ekonomi global saat ini yang menurutnya menimbulkan banyak keragu-raguan dan ketidakpastian.

''Ini menjadi ajang untuk saling tahu, saling bekerja sama, memperkuat kerja sama perdagangan antar daerah, dan sekaligus juga memperkuat ekspor kita ke negara-negara lain, termasuk  perluasan pasar-pasar ekspor baru dan jangan lupakan pasar dalam  negeri yang sangat potensial yang sangat besar,'' ungkap Presiden Joko Widodo saat membuka Apkasi Otonomi  Expo 2021 di Istana Bogor, Rabu (20/10/2021).

Perdagangan antar daerah, antar pulau, kata Jokowi, harus terus dikembangkan. 

Karena itulah, sebut dia, setiap daerah, sebaiknya fokus pada produk unggulannya. 

''Jangan semuanya dikerjain, sehingga nanti ke depan bisa saling menopang,'' imbau Jokowi.

''Kita ini kan senangnya latah. Karet ramai semua nanam karet, sawit ramai semua nanam sawit, sawit ambruk semuanya juga ambruk. Karena harganya jatuh semuanya ikut jatuh, jangan seperi itu,'' pinta Jokowi kepada para bupti dan kepala daerah yang hadir pada ajang tahunan ini. 

''Setiap daerah, saya ingatkan, perlu fokus pada produk unggulannya, karena ketidakpastian tadi. Jangan daerah lain wah, daerah sana nanam karet kok bagus, ekonominya baik,  rakyat kita suruh nanam karet,'' ungkap dia.

''Ya pas baik iya, tapi pas jatuh itu loh hati-hati, barengan nanti, berbahaya,'' tekan dia.

Dengan fokus pada produk unggulan di tiap-tiap daerah, Jokowi mengajak seluruh daerah di tanah air saling menopang dan bisa saling mengisi dan melengkapi dalam value changes nasional. 

Produk apapun, sebut Jokowi, harus  didorong untuk berani berkompetisi memanfaatkan peluang ekspor yang ada.

Karena, sebut Jokowi, hanya dengan itu, produk lokal di Tanah Air  bisa dikenal dan kompetitif di pasar global.(R03)
 

Terkini